Yesaya 52 : 7 :
“Betapa
indahnya kelihatan dari puncak bukit-bukit, kedatangan pembawa berita,
yang mengabarkan berita damai dan memberitakan kabar baik, yang
mengabarkan berita selamat dan berkata kepada Sion : Allahmu itu Raja
!!”
Saat ini kita sedang hidup di dunia
yang penuh ketakutan dan ketidakpastian. Jika menyaksikan berita di
televisi atau membaca berita di surat kabar, maka kita akan melihat dan
mendengar begitu banyak kabar buruk yang membuat nyali kita semakin
ciut. Banyak orang sedang hidup dalam penderitaan yang amat dalam:
bencana alam, kemiskinan, kejahatan, sakit penyakit, ketidakadilan dan
seterusnya, membuat banyak orang menderita dan putus asa, hidup mereka
tidak tentu arah dan tujuan. Saudara mungkin berkata : ”Puji Tuhan,
saya memiliki Kristus ! Dia pasti akan memberikan pertolonganNya bagi
saya dan meluputkan saya dari yang jahat”. Memang benar, Puji Tuhan,
kita patut bersyukur karena bagi orang-orang yang percaya dan takut akan
Tuhan, ada perlindungan dan pertolongan dari tempat yang Maha Tinggi
(Mzm 29:25, Ams 14:26). Bahkan kematian bukanlah menjadi sesuatu yang
menakutkan bagi orang percaya, karena kita telah mendapatkan anugerah
keselamatan dari Allah.
Namun Saudaraku, Tuhan tidak menghendaki
kita hanya menikmati sendiri keselamatan dan berkat yang kita terima,
Dia menghendaki kita untuk PERGI memberitakan apa yang sudah Tuhan
kerjakan dalam hidup kita kepada orang lain. Tuhan memerintahkan kita --
bukan sekedar menghimbau – untuk pergi memberitakan injil ke seluruh
penjuru dunia (Matius 28:19), perintah ini bersifat wajib dan mendesak
!! Dia menyuruh kita untuk pergi bukan dengan langkah yang berat dan
lamban, melainkan BERLARI karena kita sedang berkejaran dengan waktu.
Apa yang harus kita lakukan? seperti yang dikatakan dalam Matius 10 : 8
“ Sembuhkanlah orang sakit, bangkitkanlah orang mati, tahirkanlah orang
kusta, usirlah setan-setan. Kamu telah menerimanya dengan cuma-cuma,
karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma”.
Saudaraku,
janganlah kita sibuk memikirkan diri sendiri, Jangan kita hanya diam
berpangku tangan. Kita harus pergi ke medan penginjilan, maka kita akan
melihat kuasa dan berkat Allah menyertai kita di sepanjang jalan yang
kita lalui. Dan bukankah merupakan suatu kebahagiaan jika kita menjadi
duta bagi Allah yang Maha Tinggi? Ingat Saudara: Kedatanganmu sangat
dinantikan oleh banyak orang!!
Dikutip dari :KPPI ( Kebaktian Pujian & Penyembuhan Ilahi )
Tanggal 21 s/d 24 September GBI Sinona dengan Team Holy Spirit Ministry akan mengadakan pelayanan ke desa terpencil di daerah Lampung.